Supaya Miss V Tetap Sehat dan Bersih

Salah satu organ yang penting bagi perempuan adalah Miss V.  Karena organ ini amat penting, maka dibutuhkan perawatan yang baik.  Apabila tidak dirawat dengan benar,  Miss V ini rentan sekali loh terkena kuman-kuman yang dapat menyebabkan infeksi dan peradangan.  Perihal infeksi dan peradangan telah saya ceritakan disini.

canadian pharmacy viagra prescription

Miss V yang normal punya tingkat keasaman atau pH antara 3,5-5,5 (kata dr. Sugi Suhandi dalam http://www.bidanku.com).  Jika lebih atau kurang dari itu, maka akan terjadi ketidakseimbangan dan menyebabkan tumbuhnya jamur dan kuman-kuman yang lain.  Sebenarnya di dalam Miss V ini sudah ada mikroorganisme yang baik yang ikut menjaga kenormalan pH vagina itu.  Tapi karna kelalaian dan ketidak pedulian akan pentingnya merawat Miss V, akhirnya malah Miss V kita jadi kena masalah.

Supaya Miss V tidak terjadi masalah, ada beberapa hal yang harus kita lakukan.  Yah bagaimanapun tindakan preventif itu lebih baik daripada kuratif.  Lagipula gak mau juga dong gara-gara lalai dan gak peduli, harus bersakit-sakit, belum lagi biaya yang keluar akibat Miss V tidak sehat.  Nah, berdasarkan hasil browsing, nonton talkshownya dr.Boyke dan tanya-tanya kepada dr. Zhang (dokter SPOG tempat saya konsultasi) berikut adalah cara merawat Miss V supaya tetap sehat dan bersih.

  • Gunakan air yang bersih untuk membersihkan Miss V. Hati-hati toilet umum seperti di jalan, Mall, dan lainnya belum tentu terjaga kebersihan airnya.   Jika ragu, sebaiknya selalu membawa air bersih dalam botol plastik untuk senantiasa dipakai.

 

  • Tidak perlu menggunakan produk sabun pembersih antiseptik atau pengharum Miss V, tanpa konsultasi dokter. Cukup gunakan air bersih.  Miss V sudah memiliki sistem pembersihan sendiri untuk melawan kuman yang merugikan kesehatan.  Jika berlebihan, produk-produk ini justru berbahaya. Karena bukan tidak mungkin akan membuat bakteri-bakteri baik yang terdapat di dalam Miss V ikut-ikutan mati.

 

  • Kalau mau cebok setelah buang air, basuhlah dari depan ke belakang. Jangan terbalik, karena itu bisa memindahkan kuman yang ada di belakang ke dalam Miss V. Kalo ada toilet yang air bilasannya muncul dari belakang, kita aja yang balik arah. Jangan lupa keringkan setelah cebok, boleh diseka dengan handuk ataupun tisu yang bersih.

 

  • Jika sedang haidh, sering-seringlah mengganti pembalut. Idealnya sih 2-4 jam sekali.  Hal ini untuk menghindari iritasi kulit dan juga kuman yang bersarang pada pembalut.  Iritasi kulit biasanya terjadi karena adanya darah yang bersifat basa dengan kadar keasaman 7,3-7,4, yang berpotensi mengiritasi kulit.

 

  • Jangan mengenakan celana dalam buy cheapest viagra yang ketat dan tidak menyerap keringat. Karena bisa memicu kelembapan. Pilih celana dalam yang bisa menyerap keringat seperti katun.

 

  • Pakai celana dalam bersih dan biasakan ganti 2-3 kali sehari.  Jadi gak ada alasan lagi yah gak ganti, dengan alasan side A side B hiiii :)).

 

  • Jangan pinjem-pinjeman celana dalam atau handuk. Gunakan punya sendiri, kita gak tau berapa banyak kuman yang ada di celana dalam orang lain.  Dalam kasus ini gak ada istilah rumput tetangga lebih hijau 😀

 

  • Jaga selalu kebersihan toilet. Hati-hati juga jika kita menggunakan toilet umum.  Sebaiknya bersihkan pinggir toilet apabila disediakan toilet duduk, bukan tidak mungkin ada yang menginjak dudukan itukan.

 

  • Pastikan tangan bersih kalau mau pegang-pegang Miss V.  Sebaiknya cuci tangan dulu kalau mau pegang-pegang.  Termasuk  tangan pasangan yang juga mau nimbrung aihhh…ups!

 

  • Pastikan pasangan juga dalam keadaan bersih apabila akan melakukan hubungan intim. Karena penyebaran kuman bisa ditularkan melalui hubungan badan.

 

  • Hindari seks bebas. Karena penyebaran kuman bisa berasal dari pasangan, maka jika pasangan berganti-ganti akan sulit untuk mendeteksinya. Lagipula dilarang agama juga kan!

 

  • Bersihkan Miss V setelah berhubungan intim.  Ini supaya kuman gak menyebar lebih banyak.

 

  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi.  Hindari kegemukan.  Kegemukan menyebabkan paha lebih sering bergesek.  Hal ini bisa menimbulkan luka dan lembab.  Kuman jadi betah disana.

 

  • Periksalah ke dokter, jika mengalami ada tanda yang tidak beres dalam Miss V.  Pada dasarnya tubuh kita bisa merespon kalau ada masalah di sekitar Miss V.  Hanya saja dibutuhkan kesadaran untuk tidak acuh.  Tidak perlu malu dan sungkan konsultasi ke dokter, deteksi dini justru akan lebih baik.

 

Itu tadi beberapa tips yang telah disarikan dari berbagai sumber.  Sebenarnya tulisan ini sebagai warning juga buat saya untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan.  Kalo sudah sehat dan bersih tentunya akan lebih nyaman.  Aktivitas kitapun jadi tidak terganggu.

 

Selamat mencoba bagi para perempuan :).

Advertisements

6 thoughts on “Supaya Miss V Tetap Sehat dan Bersih

  1. Terima kasih atas sharingnya,memang daerah ms.V harus kita jaga sebaiknya2 ya, tetapi kadang kita suka malas dan bisa berakibat fatal, apalagi kalau sudah kena bakteri, musti dicek ke dokter.
    Saya setiap tahun saya lakukan paps mear, dan ketahuan ada bakteri cocoid, jadi harus cek ke dokter kandungan.

  2. Betul Mak, penting banget ternyata pemeriksaan yah. Wah bakteri apa itu..duh semoga tidak membahayakan yah mak. Trims sudah mampir 🙂

  3. Hihiii iya mak, makanya saya tulis, soalnya saya juga lebih sering males and lupa heuheu…trims mak sudah berkunjung 🙂

  4. Bener mak, pernah juga tuh saya tergoda banget, akhirnya beli. Begitu konsul sama dokter langsung dokternya geleng2 kepala sambil nasehatin macem2 ^^..abis itu kapok, udah beli mahal2 cuma dibuang :)).Trims mak sdh berkunjung :).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s