Review Gala Premier “99 Cahaya di Langit Eropa”

Pada Jumat, 29 November lalu, bertempat di Blitz Megaplex Grand Indonesia, saya menghadiri  gala premier sekaligus konferensi pers  film “99 Cahaya di Langit Eropa”.   Adaptasi dari Novel laris karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra ini akhirnya diangkat ke layar lebar.

Film dimulai tepat pukul 14.00 dengan durasi sekitar 90 menit lebih. Untuk resensi film sudah saya tulis disini. Setelah film berakhir, acara dilanjutkan dengan press conference. Penayangan perdana dihadiri oleh para bintang dalam film itu serta penulis buku tersebut. Beberapa artis yang ambil bagian dalam film ini datang dalam press conference diantaranya adalah Acha Septriansyah, Abimana Aryasatya, Raline Shah, Nino Fernadez, Alex Abad, Marissa Nasution,  Dewi Sandra dan artis cilik Gecchae.  Selain itu, turut hadir  designer muslimah, Dian Pelangi, yang juga ikut bermain dalam film tersebut.

 

Artis-artis terkait

Dewi Sandra sebagai Marrion (cantiknya  euy..)

 Marissa sebagai Maarja

 Alex Abbad sebagai Khan

Tokoh utaman Hanum diperankan Oleh Acha dan Abimana sebagai Rangga

Bagi penulisnya, Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra, film ini merupakan bentuk perwujudan syiar Islam secara lebih luas.  Sementara bagi para pemainnya, film ini merupakan film yang memiliki pengalaman spiritual yang berkesan.  Para pemainnya juga memaparkan bagaimana kesulitan dan mendalami peran-peran yang mereka bawakan.    Abimana Aryasatya yang memerankan tokoh Rangga misalnya, mendalami peran dengan banyak berdiskusi dengan tokoh aslinya Ranga Almahendra. Bagi sutradara Guntur Soeharjanto film ini juga menjadi misi kebudayaan sekaligus ajang untuk syiar sebagai agen Islam yang baik.  Dia berharap adanya film ini tak hanya sebagi hiburan namun juga menambah wawasan.

Hanum Salsabiela (penulis)

Hebatnya, film ini juga didukung oleh Delegasi Uni-Eropa untuk Indonesia.  Dalam sambutannya, Duta Besar Olof Skoog menyampaikan bahwa Film ini telah berhasil menceritakan warisan Islam di Eropa yang belum banyak diketahui . Film ini mengingatkan dirinya,  sebagai orang Eropa, bahwa Islam tidak hanya merupakan cara hidup tetapi juga merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari sejarah peradaban Eropa.  Lebih jauh film ini menggambarkan  keragaman  dan  kekayaan  warisan  budaya  Eropa ,  refleksi  dari pentingnya  toleransi antar  umat beragama, serta  promosi  terhadap  pendidikan tinggi di Eropa (Sedikit pernah saya tulis disini).

Duta Besar Olof Skoog

Film yang di produksi Maxima Pictures ini  akan tayang serentak pada tanggal 5 Desember 2013 yang bertepatan dengan hari jadinya yang ke 40.   Acara pun berakhir pada pukul 17.00, kemudian rombongan yang terkait dengan film tersebut melanjutkan pemutaran premiere di Djakarta Theater yang dihadiri oleh Bapak Presiden, Ibu Negara beserta pejabat dan para undangan penting.  Kabarnya Bapak Presiden suka juga loh dengan film ini.

Nah sebelom pulang mejeng dulu sama artis. Ya ampyunn ketauann banget yah yang mana artis yang mana bukan? jelas yang pake jilbab coklat itu artisnya hueheee…*lempar sendok*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s