Persiapan Untuk Ibu From Womb To World

Ketika masih kecil, saya melihat ibu begitu kerepotan mengurus saya dan kakak-kakak saya.  Ibu selalu menceritakan pengalaman-pengalamannya dari mulai kami di dalam kandungan hingga saat ini.  Namun demikian, meskipun kerepotan, ibu tidak pernah mengeluh.  Bahkan selalu merasa bersyukur dengan kehadiran kami semua.  Dulu, saya tidak terlalu paham, mengapa cinta seorang ibu bisa begitu besar kepada anaknya?

Kini, setelah dewasa, ketika saya telah berkeluarga dan sedang mengharapkan buah hati, pertanyaan itu terjawab sudah.  Alangkah bahagianya sebagai seorang ibu, tatkala tubuh mungil yang telah dikandung selama sembilan bulan lepas dari rahimnya.  Apalagi jika sang bayi yang dilahirkan dalam keadaan sehat wal afiat.  Momen pertama mendengar tangisannya dan membelai kulit halusnya mungkin menjadi saat yang tidak terlupakan.

 

Akan tetapi, menjadi seorang ibu, tidak cukup hanya bisa berbahagia saja.  Seorang ibu dituntut untuk merawat dan menjaga anaknya sejak mulai dari dalam kandungan, saat sang anak lahir ke dunia, hingga dewasa kelak.  Karena itulah mempelajari hal yang berkaitan dengan buah hati sangat penting.  Terlebih lagi ketika anak tersebut baru membuka matanya ke dunia.

 

Mengingat pentingnya pengetahuan tersebut, saya pun sangat senang ketika  diundang oleh Pampers dan Mommies Daily untuk mengikuti acara “From Womb To World Party” serta peluncuran video dari kandungan ke dunia . Tentunya saya ingin siap baik secara emosi maupun pengetahuan tatkala sang buah hati yang saya idamkan lahir ke dunia ini.  Satu yang saya takuti adalah karna ketidaksiapan serta kecemasan berlebihan menjadi ibu, saya akan mengalami  Baby Blues Syndrome.  Sungguh saya tidak mau itu terjadi.  Saya ingin merawat dan memberikan perlindungan yang terbaik untuk anak saya kelak sejak saat dia mulai menghirup udara pertama kalinya.

Untuk itulah kegiatan pampers bersama mommies daily ini turut menghadirkan narasumber yang mumpuni di bidangnya.   Acara yang didakan pada tanggal 21 Juni 2014 di kafe Pad 28 Jakarta ini turut mengundang  dr. Rini Sekartini, Sp.Ak, seorang dokter tumbuh kembang anak.

 

Para Narasumber

Para Narasumber

Dari sini saya semakin mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan perawatan pada bayi yang baru saja lahir.  Contohnya saja pada kulit bayi. Fungsi kulit ini memiliki peranan penting, seperti  proteksi, penyerapan, pengindraan,  serta pengaturan suhu tubuh.

 

Untuk membersihkan kulit bayi yang masih sangat halus, tidak perlu kita bersihkan memakai spons dan sebagainya, cukup bersihkan memakai air dengan suhu yang disesuaikan dengan suhu tubuh sang bayi saja.  Memandikan bayi juga tidak perlu sering-sering, dua kali sehari sudah cukup.

 

Pada bayi fungsi organ belumlah sempurna, termasuk pada kulit.  Maka, terkadang kulit bayi biasanya cenderung sensitif.  Salah satu masalah pada kulit bayi adalah dermastitis atopi.  Penyakit ini semacam peradangan pada kulit yang muncul pada bayi.  Tanda-tandanya sepeti kulit yang memerah, disertai gatal dan nyeri.  Namun demikian gejalanya bisa berbeda-beda.

 

Selain itu ada masalah lain terhadap kulit bayi, eksim susu.  Pernah dengar? Kalo ini saya sering banget lihat tetapi baru tahu nama gangguan kulitnya bernama eksim susu.  Eksim susu terjadi lantaran tetesan asi jatuh ke kulit bayi dan tidak cepat diberishkan. Biasanya di pipi kanan dan kiri.  Untuk masalah kulit yang seperti ini, saya pernah punya cerita.  Suatu saat saya sedang berada di dalam kereta melihat seorang ibu menggendong bayinya.  Dari wajah si bayi kelihatan kalo bayi tersebut mengalami eksim susu yang lumayan banyak.  Melihat demikian ada penumpang lain yang juga seorang ibu memberikan saran kepada ibu bayi untuk memberikan air daun katuk.  Entah saran penumpang itu dijalankan atau tidak, yang jelas di acara ini saya jadi tahu bahwa untuk menghilangkan eksim susu sebenarnya cukup membersihkannya dengan air hangat saja.

 

Masalah kulit lain yang biasa terjadi pada bayi adalah munculnya ruam popok.  Ruam popok adalah peradangan pada kulit yang tertutup popok.  Ketika bayi mengalami ruam popok, maka  sering-seringlah membuka popok bayi yang digunakan.   Hal ini untuk memberikan sedikit pernafasan pada kulit bayi sehingga dia tidak tersekap lama dan lembab.   Untuk mengatasi hal ini, ibu bisa memberikan cream atu lotion bayi. Tetapi harus diingat bahwa pemakaian lotion/cream juga harus diperhatikan.  Kulit bayi belum tentu cocok menggunakan satu cream.  Untuk itu saat memilih kosmetik bayi usahakan jangan gonta-ganti produk. Cermati juga apakah ada reaksi  pada kulit bayi tidak.

 

Dr. dr Rini juga mengatakan jangan sampai sembarangan menggunakan produk bayi. Jangan hanya terlena oleh bungkus luar dan wewangiannya saja.  Karena pada kulit bayi mudah sekali terjadi friksi. Bahkan, memilih bahan pakaian pun juga harus hati-hati.  Pastikan pula kondisi baju yang dipakai bayi sudah bersih dan tercuci sebelum dikenakan.  Tambahan juga , untuk pemakaian minyak telon pada bayi, cukup usapkan pada bagian perut saja, tidak perlu dibasuh ke seluruh tubuh bayi.

 

dr. Rini Sekartini Sp.A(K)

dr. Rini Sekartini Sp.A(K)

Lebih lanjut, dr.  Rini juga memberikan tips bahwa masalah kulit pada anak sangat penting untuk diidentifikasi faktor pencetusnya serta kenapa anak bisa mengalami masalah kulit.  Jika diperlukan ibu bisa mencatat agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

 

Permasalahan tersebut tentunya permasalahan pada umumnya kaum ibu.  Bahkan Mbak Junita selaku Asean Senior Communication Manager Pampers memperlihatkan data bahwa dari 700 ibu di Indonesia,  sebanyak 58,02% ibu memiliki perhatian utama untuk melindungi kulit bayi yang baru lahir, 85,55% ibu khawatir jika anaknya terkena ruam popok. Sementara itu,  57,45% para ibu melakukan riset melalui buku atau Internet untuk mempelajari cara perawatan kulit bayi.

Mbak Junita selaku Asean Senior Communication Manager Pampers

Mbak Junita selaku Asean Senior Communication Manager Pampers

Nah, mencoba memenuhi keinginan para ibu tersebut, pampers saat ini mengeluarkan inovasi terbarunya dengan 5 star skin protection.  Disebut 5 star skin protection karena adanya 5 kelebihan yang diusung oleh pampers.  Lima kelebihannya, yaitu pampers 5 star skin protection mengandung lidah buaya yang menjaga kelembaban kulit bayi sehingga membantu mencegah timbulnya ruam popok, melindungi kulit bayi selama 12 jam agar tetap kering, desain sangat tipis dan fleksibel, bahan yang digunakan bertekstur sangat lembut seperti kapas sehingga bisa membuat bayi nyaman, dan permukaan yang berongga membantu untuk sirkulasi udara.   Dengan demikian harapannya tentu saja mempermudah para ibu untuk merawat bayinya pada masa awal-awal kelahiran.

 

Sumber Foto : di sini

Sumber Foto : di sini

Senangnya saya bisa mendapatkan pengetahuan yang banyak di acara ini.  Semoga saat buah hati yang saya harapkan lahir ke dunia ini, saya bisa lebih siap untuk menghadapinya.  Terima kasih Pampers and mommies daily :).

 

Para peserta berfoto bersama. Sumber Foto : Mia Fauziah

Para peserta berfoto bersama. Sumber Foto : Mia Fauziah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

7 thoughts on “Persiapan Untuk Ibu From Womb To World

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s