Konsultasi dengan UDoctor Di Mana Saja

Kapan lalu saya pernah membaca sebuah status di sebuah grup perjalanan. Pembuat status anggaplah Mbak X bertanya kepada anggota grup perihal kesehatan karena dirinya sedang mengalami batuk yang sangat mengganggu.  Sebenarnya obat sangatlah banyak, namun yang jadi masalah adalah dia sedang tidak berada di Indonesia alias sedang travelling ke luar negri.

Kala itu, Mbak X mengaku dirinya sedang berada di Thailand. Dia  sangat kesulitan mendapatkan obat batuk karena tulisannya tidak bisa dimengerti.  Tahu dong Thailand tulisannya keriting-keriting macam sanskerta.  Tentulah sulit bagi kita yang seorang pelancong untuk memahaminya. Kecuali kalau kita benar-benar belajar bahasa dan tulisan setempat.

Membaca status demikian, sebenarnya saya merasa kasihan dan rasa-rasanya ingin sekali membantu.    Apa daya saya bukan dokter yang bisa memberikan advice perihal masalah tersebut. Jadi saya cuma bisa mendoakan aja, semoga pembuat status tersebut segera sembuh.

Ya ampun kebayang deh, di negri orang niatnya mau jalan-jalan tetiba mengalami gangguan kesehatan. Apalagi, daerah yang kita kunjungi kadang memiliki bahasa dan tulisan yang berbeda pada umumnya, macam di Thailand, Jepang, China, atau kampungnya si Marsha and Mishka :D. Lebih lagi bila tak ada orang lokal yang bisa ditanyakan akibat terkendala penguasaan bahasa internasional.

Bagi orang yang suka travelling, masalah seperti ini tentu esensial. Gak mau dong ya perjalanan yang sudah demikian dirancang indah seketika terganggu karena gangguan kesehatan.  Pengennya sih  bisa bawa-bawa dokter pribadi gitu kemana-mana macam horang kayah. Apa daya kemampuan finansial masih sekitar doyan nawar cabe dan rela keliling pasar karena selisih harga seribu:)).

Saya jadi ikut merasakan bagaimana jika saya ada dalam posisi tersebut?Bagaimana jika saya yang sedang berada di negri orang yang tulisannya tidak saya mengerti? Pun tak pula ada kawan yang bisa ditanya.  Kalau sudah begini mau bagaimana?

Tapi eh tapi seminggu yang lalu, saya dikenalkan sama uDoctor. Sebuah layanan digital kesehatan yang menawarkan salah satunya adalah konsultasi via online.  Saya pun tertarik.  Tidak perlu menunggu sampe saya sakit di negri orang saya pun langsung mencoba. Pertama kali saya hanya cukup login.   Loginnya pun sangat mudah, hanya tinggal registrasi dan verivikasi email saja. Jika sudah login, kita bisa mendapatkan fasilitas-fasilitas dari UDoctor.
Fasilitas-fasilitas tersebut diantaranya cek kesehatan, konsultasi dokter, rekam medis, berbagi artikel, dan masih banyak lagi.

image

Saya juga mencoba untuk konsultasi dengan dokter jaga yang ada di udoctor. Untuk dokter konsultasi sementara ini ditentukan dari jam berapa hingga jam berapa. Mengingat dokter jaga yang tersedia juga hanya beberapa orang. Semoga kedepannya bisa full deh 24 jam..amien. Tapi meski gak senantiasa 24 jam, uniknya,kita juga bisa menetapkan schedule konsultasi dengan dokter. Konsultasi juga dimudahkan dengan melalui voice call, chat, dan video. Bahkan, udoctor juga sering loh mengadakan konsultasi gratis via fb.

image

image

Untuk memudahkan pasien, ternyata di udoctor juga bisa mendaftar online untuk klinik-klinik tertentu. Sangat memudahkan sekali. Tambahan lainnya artikel-artikel yang ada di udoctor sangat bermanfaat. Ditambah adanya sharing dari sesama user. Apalagi jika kita aktif dalam kegiatan di udoctor, seperti menulis artikel, menjawab komentar dan sebagainya kita bisa dapat poin. Dalam jumlah tertentu poin tersebut bisa di tukar untuk mendapatkan souvenir dari udoctor yeay!

Bagi saya sendiri, “klinik virtual” seperti udoctor ini sangat membantu saya apabila dalam perjalanan. Tentunya saya tidak ingin seperti kasus pada Mbak X juga terjadi kepada saya. Kalaupun memang terjadi, setidaknya saya sudah tahu akan bertanya dan mengkonsultasikan kepada siapa. Hal seperti itu tentu bisa dipecahkan langsung oleh orang yang memang ahlinya. Tentunya dokter akan menyarankan untuk membeli obat dengan kandungan tertentu yang universal digunakan di seluruh dunia. Sehingga kendala tulisan dapat diminimalisir dengan cara pergi ke drug store dan memberikan resep seperti yang dokter katakan. Kalaupun bukan dengan resep, dokter lebih tau penangannya ketika saya sakit.

image

Kalaupun saya tidak membutuhkan resep, saya juga bisa menkonsultasikan hal lain, seperti proteksi terhadap penyakit-penyakit. Kemudian bisa melihat catatan-catatan medis saya yang ada di udoctor. Apalagi, kalo udah travelling bawaanya makan suka asal. Lupa deh tuh sama yang namanya kolesterol, gula, asam urat serta kawan-kawannya. Kalau sudah begitu, catatan-catatan medis mutlak dibutuhkan supaya kesehatan tetap terjaga. Setidaknya saya diingatkan sendiri bahwa kolesterol dan teman-temannya itu bukan hanya ada di lab, tetapi juga di depan meja makan.

Adapun beberapa antisipasi supaya kesehatan tetap terjaga dalam perjalanan, utamanya hendak ke luar negri sebagai berikut ini:
1. Bawa obat-obatan khusus yang biasa kita bawa atau obat-obatan yang pada umumnya (minyak angin, obat batuk, flu, demam, diare, dll secukupnya sesuai peraturan moda transportasi yang dipakai).
2. Sering-seringlah membaca artikel kesehatan atau share informasi kesehatan dari orang lain. Boleh jadi pengetahuan di sebuah artikel adalah yang kita butuhkan saat itu. Kalo bingung coba lihat-lihat artikel dan share informasi yang ada di udokter, siapa tau ada yang berguna nantinya saat dalam perjalanan.
2. Sebelum berangkat sebaiknya cek kesehatan terlebih dahulu. Boleh secara umum atau secara khusus. Cek kesehatan online secara umum bisa menggunakan fasilitas cek kesehatan udoctor.
3. Tulis catatan-catatan medis ke dalam notes tertentu. Supaya lebih rapih, bisa menggunakan fasilitas medical record yang ada di udoctor.
4. Lebih baik sering membuka medical record supaya kita punya awareness terhadap diri kita sendiri.
5. Jika saat dalam perjalanan tiba-tiba terjadi gangguan kesehatan, segeralah konsultasikan ke dokter. Asal bukan keadaan yang sangat darurat, bisa dicoba konsultasi ke dokter jaga di atau bisa janjian konsultasi dengan dokter di udoctor terlebih dahulu.

Duh pokoknya saya terbantu banget deh dengan adanya udoctor. Sudah seperti dokter pribadi saja. Hal lain yang terpenting, layanan ini masih haraatiss loh 😀 *sumringah*. Bayangkan punya dokter pribadi gratis yang bisa kita tanya saat kita di mana saja, bahkan saat traveling sekalipun. Asik kan! Makanya saya seneng banget. Begitu nyoba gratis, langsung memanfaatkan fasilitas yang ada.

Advertisements

7 thoughts on “Konsultasi dengan UDoctor Di Mana Saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s