(Review) Ada Surga Di Rumahmu

Ramadhan dewasa yang diperankan oleh Husein Alatas adalah seorang anak yang memiliki cita-cita ingin menjadi artis dan tampil di layar kaca.  Sejak kecil, Ramadhan kecil memang terlihat memiliki bakat berbicara di atas podium.  Hal itu digambarkan dari scene Ramadhan kecil yang berpidato menceritakan salah satu kisah hidup sahabat nabi Uwais Al Qarni, dengan sangat menggebu dan menghayati.

Sang ayah Ramadhan, yang dipanggil dengan Abuya (Budi Khairul) dan Uminya (Elma Theana) menginginkan Ramadhan untuk menjadi seorang pendakwah.  Ramadhan pun di sekolahkan di sebuah pesantren milik kakak Abuya, Ustadz Athar.  Tokoh Ustadz Athar langsung diperankan oleh seorang dai yang cukup dikenal di layar kaca Ustadz Ahmad Al-Habsyi.

Dalam perjalanannya, Ramadhan pun menghabiskan masa kecil dan remajanya di Pesantren.  Sebagai seorang anak-anak pada umumnya,  Ramadhan juga kerap kali membuat kekacauan.  Namun dari  sana banyak kejadian yang membentuk Ramadhan.  Kisah-kisah jenaka pun dibangkus dengan sangat menghibur di scene ini.  Jangan bayangkan di scene ini kita akan melihat kejadian-kejadian konyol tanpa makna.  Justru dari sini kita dapat juga mengambil hikmah.

Dalam perkembangannya, Ramadhan dewasa yang  kini telah dipercaya menjai seorang Ustaz muda di pesantren, bertemu dengan Kirana (Zee Zee Shahab). Kirana adalah seorang artis yang memakai latar di pesantrennya untuk sebuah film.  Ramadhan pun semakin dekat dengan Kirana dan membuat cemburu Nayla, kawannya sejak kecil.  Dikisahkan bahwa Nayla sangat dekat dengan keluarga Ramadhan.

Lambat laun,  Ramadhan pun goyah dan ingat kembali cita-citanya menjadi seorang artis.  Ketika mendapat kesempatan untuk pergi ke ibukota untuk casting menjadi artis, Ramadhan pun pergi bersama teman-temannya ke Ibukota.  Ramadhan seakan mengabaikan pesan Ustadz Athar, Abuya dan Umminya.

Ternyata di Ibukota Ramadhan mengalami pergolakan batin yang luar biasa.  Dia teringat Umi beserta nasihat-nasihatnya. Umi Ramadhan pun telah jatuh sakit, namun tidak ingin membuat Ramadhan khawatir.  Ramadhan pun akhirnya harus memutuskan antara dia kembali ke pesantren atau melanjutkan menjadi artis.

Ini adalah sebuah kisah indah tentang seorang seorang anak yang memuliakan orang tua serta pengorabanan orang tua terhadap anaknya.  Dimana sang anak mencarai surga yang tidak jauh.  Surga yang sangat dekat di depan matanya.  Terkadang, kita memang mencari surga yang begitu jauh, akan tetapi lupa bahwa surga juga bis ternyata bisa begitu dekat.  Sutradara Aditya Gumay, sangat baik menggambarkan  bagaimana perjuangan anak memuliakan orang tua serta pengorbanan orang tua.

Film yang telah tayang pada 2 April 2015,  sangat baik untuk ditonton bersama keluarga.  Film yang diangkat dari sebuah buku karangan Ustadz Al Habsyi ini mengingatkan kita tentang segala macam sikap kita terhadap orang tua.  Entah berapa kali saya mendung melihat adegan dalam film ini.  Bahkan, banyak sekali penonton yang lain berurai mata.  Bagi saya, film ini mengingatkan kembali janji-janji saya terhadap orang tua.

Advertisements

4 thoughts on “(Review) Ada Surga Di Rumahmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s