Diagnosis Cepat dan Akurat dengan Teleradiologi

Ketika mendapat undangan dari RS Bunda Jakarta untuk menghadiri sosialisasi Teleradiologi dengan judul “Teleradiologi RSU Bunda Jakarta untuk Diagnosis yang Cepat dan Akurat” pada tanggal 18 Maret lalu, sejujurnya saya blank.   Sebagai orang awam, saya tidak mengerti tentang teleradiologi, dan bagaimana pengaplikasiannya.  Akan tetapi, rasa penasaran membawa saya kepada acara yang dilangsungkan di auditorium RS Bunda Jakarta ini.

Tentang Teleradiologi

Jika kita sakit dan ke dokter, biasanya dokter akan melakukan diagnosis dengan cara wawancara dengan pasien atau istilah kedokterannya melakukan anamnesis.  Langkah selanjutnya, pasien akan diperiksa secara fisik.  Pada tahapan lebih lanjut, jika dibutuhkan, maka pemeriksaan meliputi laboratorium atau pemeriksaaan radiologi (pencitraan/imaging). Pemeriksaan radiologi itu seperti CT Scan dan MRI.  Tentunya cara tersebut dilakukan, supaya pasien mendapatkan diagnosis yang akurat sehingga dokter dapat memastikan pengobatan yang paing efektif.

Teleradiologi adalah teknologi radiologi atau pencitraan dengan proses transmisi elektronik, dari satu lokasi ke lokasi lain dengan menggunakan fasilitas internet salah satunya. Tujuannya, untuk dianalisa lebih lanjut.  Teleradiologi menjadi penting karena diagnosis dengan menggunakan alat ini jauh lebih cepat dan akurat.  Sehingga akan meminimalisir kesalahan diagnosis.

Kerja sama RS Bunda Jakarta dan vRad

RS Bunda Jakarta baru-baru ini sedang mengembangkan teleradiologi.  Hal ini tentu saja untuk meningkatkan kualitas pelayanan radiologi.  Bekerja sama dengan vRad (Virtual  Radiologic), RS Bunda Jakarta membuka layanan teleradiologi.  vRad, adalah sebah perusahaan telemedicine global dari Minessota, Amerika Serikat.   Kabarnya vRad telah bekerja sama dengan lebih dari 2.000 fasilitas kesehatan di seluruh dunia.  Kerja sama RS Bunda dan vRad akan berlangsung selama tiga tahun.  Masa percobaan sekitar satu tahun.

image

Penandatanganan kerjasama dari RS Bunda dan Vras

 

Jadi gambaran teknisnya adalah pasien yang membutuhkan tahapan diagnosis radiologi, berupa CT Scan atau MRI akan di periksa.  Setelah diperiksa, hasilnya akan dikiramkan langsung ke vRad di Amerika.  Oleh pihak vRad akan di baca lewat beberapa ahli dibidangnya.  Usai dibaca di kirim kembali ke Indonesia melalui internet.  Tenang, RS Bunda memfasilitasi internet dengan kecepatan terbaik.  Sehingga penyampaian informasi radiologi bisa lebih cepat.  Setelah itu oleh radiolog di dalam internal pun juga didiagnosis.

Kerja sama ini ditujukan agar teleradiologi dapat menjadikan pasien lebih mudah memperoleh diagnosa secara lebih cepat dan akurat.  Mengapa cepat? karena dengan teknologi ini, pasien tidak harus menunggu berhari-hari.  Pemeriksaan dan pembacaan hanya sekitar 20 menit saja.  Kecepatan ini menjadikan pasien menjadi lebih cepat ditangani oleh dokter atau juga memberikan pilihan penanganan kepada pasien.

Tidak perlu khawatir dengan keakuratannya, karena para ahli radiologi dari luar yang telah mumpuni juga membaca hasilnya.  Bahkan, dianalisis dengan proses berlapis.  Keakuratannya mencapai 99,7 persen.

Namun demikian, bukan berarti para dokter radiolog di dalam negri khususnya di RS Bunda enggak bagus loh ya!  Kata dr Didit Winnetouw, Kepala Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda Jakarta, teleradiologi mempermudah pasien untuk second opinion.  Jadi tidak perlu pindah-pindah rumah sakit hanya untuk mengetahui “second opinion”.  Lagipula  teleradiologi ini telah lebih dulu dikembangkan di rumah sakit di negara-negara luar.  Akibatnya, pasien jadi lebih suka untuk berobat ke luar negri daripada ke dalam negri.

Untuk mendapatkan fasilitas ini, pasien yang membutuhkan dapat mengakses layanan teleradiologi pada awal April 2015.  Untuk biayanya sendiri, masih cukup mahal di sekitaran lebih dari USD 70.  Akan tetapi,  jika dijumlahkan dengan pengobatan ke luar negri, angka itu mungkin akan menjadi lebih murah.

Dalam acara tersebut hadir sebagai narasumber antara lain dari pihak RS Bunda, yaitu Dr. Ivan Sini, SpOG  selaku Komut PT Bunda Medik, dr. Dr Didid Winnetouw sebagai  Kepala Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda Jakarta.  Sementara dari pihak VRad, yaitu Dr. Benjamin Strong sebagai Chief Medical Officer vRad, dan   Mr. Kim Cin selaku International Business Advisor vRad.

image

Foto Bersama dokter di RS Bunda beserta pihak Vrad

 

Advertisements

4 thoughts on “Diagnosis Cepat dan Akurat dengan Teleradiologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s